Disini gue bakal nyeritain tentang gue dan seorang sosok cowok pendatang baru di kehidupan gue. Tepatnya di kehidupan asmara gue. CIYEE!
Cowok ini hadir pada waktu yg
Berawal dari pembagian kelas waktu SMP.
Waktu itu di sekolah gue ada yang namanya pembagian kelas. Waktu itu juga, gue sama temen cewek gue yang kepo-nya kebangetan yang kerap di sapa "Vila" ini, lagi muter2 di sekitaran pintu-pintu kelas delapan. Gue sama temen gue ini lagi nyari-nyari nama kita b-2 yang entah dimana keberadaannya.
Oke. Mulai dari pintu kelas delapan A.
Gue berusaha baca nama - nama siswa dari nama yang paling atas. Dari sekian banyak nama-nama yang ada. Ternyata nama gue sama temen gue ini belum juga di temukan. Oke mungkin kelas ini gak cocok buat gue! Begitupun dengan temen gue yang satu ini. Setelah itu kita move ke kelas selanjutnya, yaitu kelas delapan B. Gue baca lagi nama - nama yang ada di depan pintu, mulai dari nama yang paling atas hingga yang paling akhir. Nasib gue sama temen gue ini ternyata masih sama. Kita masih juga belum nemuin nama kita berdua. Oke lanjut ke kelas delapan C. gue baca lagi nama-nama siswa yang ada pada pintu jendela mulai dari nama yang paling atas hingga yang paling akhir. Ternyata oh ternyata temen gue yang satu ini udah nemuin namanya di kelas delapan C ini. Dengan wajah yang penuh dengan sejuta keraguan gue terusin langkah gue ke kelas delapan D. Ini kelas delapan yang paling akhir dari kelas delapan lainnya. Gue baca lagi satu per satu nama - nama siswa mulai dari nama yang paling atas. Akhirnya gue nemuin satu nama yang paling cetar mambahana badai yang tentunya nama lengkap gue. Wkwkk. Mulai dari hari itu gue resmi berstatuskan siswa kelas delapan D.
*Masuk pada hari pertama sekolah*
Hari itu senin, tepatnya hari pertama gue duduk di bangku kelas delapan. Dengan wajah yang penuh tanda tanya gue sempatin pandangan gue buat ngelihat wajah - wajah yang tentunya asing banget buat gue. Gue liat satu per satu wajah - wajah asing itu. "Ya ampun, ini siapa siapa aja sih?" Ucap gue dalam hati.
Selang beberapa menit kemudian, wali kelas baru gue "Mrs. Nurdiana Doda S,pd" masuk dan langsung aja duduk di depan murid - muridnya. Dia meminta murid-muridnya ini untuk memberitahukan nama-namanya mulai dari ujung kiri
Gue ingat betul. Waktu itu, gue juga pernah di keluarin dari kelas. Tepatnya saat pelajaran fisika dari bpk Kasim! Waktu itu, gue sama teman sebangku gue yang kerap di sapa "Wahyuni" ini sedang asik-asiknya ngobrol tanpa memperhatikan penjelasan materi dari bpk pengajar mata pelajaran fisika. Setelah terlarut dalam perbincangan kecil kita itu, gue sama teman sebangku gue itu gak sadar kalo guru yang ada di depan papan tulis ini tiba-tiba pandangannya terarah pada meja dan tempat duduk gue sama teman gue itu.
Bpk itu menyuruh kita buat ngulangin materi yang di jelaskannya tadi. Saat itu kita berdua hanya bisa diam dan saling tatap. Dengan senyum yang penuh misteri kita menggelenggkan kepala kita berdua. Alhasil apa pemirsa? KITA DIKELUARIN DARI KELAS. Ngehe banget kan? Ayo, mana tepuk tangannya
Oke. Trimakasih. Trimakasih. *atur-atur kerakh baju*
Gak terasa setahun berlalu gue duduk di kelas delapan D dan sekarang gue resmi duduk di kelas sembilan A (setelah kenaikan kelas). Alhasil apa pemirsa? Gue sekelas lagi sama cowok yang berinisial 'K' tadi.
Di kelas 9 ini, gue sama si 'K' ini bisa dikatakan berteman baik. Hubungan pertemanan kita lancar-lancar aja hingga kelulusan SMP berlangsung.
*singkat cerita*
Setelah lulus dari SMP tercinta gue ini. Gue meneruskan pendidikan gue di salah satu sekolah menengah kejuruan. SMK Neg. 1 GORONTALO.
Di waktu ini gue sempat lostcontact sama si 'K' itu. Setelah 3 tahun lamanya kita losecontact, gue ketemu lagi sama cowok ini di dunia kampus. Tepatnya pada salah satu Universitas yang ada di kota Gorontalo.
Malam itu, setelah beberapa lama heningnya, akhirnya handphone gue bergetar dengan sangat tiba-tiba. Dengan penuh penasaran gue langsung nge-check handphone gue. Ternyata oh ternyata gue dapet pesan singkat dari nomor baru. +6285398044*** : "Intan?" katanya. Dalam hal ini, gue paling males nge-gubris sms/telp dari nomor-nomor yang menurut gue asing (NOMOR BARU)
Dengan mood yang sangat jelek gue sempatin kedua jempol tangan gue buat nge-reply sms dari nomor misterius ini. Dua huruf yang disertai tanda tanya yang menurut gue 'pas' buat nge-gubris sms dari nomor asing itu. "Sp?"
Dengan waktu yang relatif cepat nomor baru itu segera membalas pertanyaan gue tadi. Dia langsung memberi tahu namanya lewat pesan kedua-nya itu. "K***" ternyata oh ternyata setelah sekian lama losecontack, cowok yang berinisial 'K' ini tetap aja nge-hubungin gue, yang entah nemu nomor handphone gue dimana :3
Mungkin aja 'K' ini
Malam itu, dalam pesan singkatnya dia minta bantuan gue buat nyariin pacar buat dia. Entah modus, atau ehm.
Gue sih ngiranya betulan. Yaa, gue jawab aja "Okdh, nanti gue cariin".
Keesokan harinya gue berangkat ke kampus dan tentunya buat
Pagi itu, gue teringan pesan singkat si 'K' semalam.
Gue langsung aja tanya ke temen-temen cewek gue siapa aja yang masih menyandang status jomblo. Wkkk
Salah seorang teman gue langsung aja meng-gubris pertanyaan singkat gue tadi. Temen cewek gue yang kerap di sapa "Tati" ini, akhirnya mengakui status jomblonya. Wuahaha
*I'm sorry mory dorry strawberry guys* Wkk
Ta-ti? Oh iya, cewek ini salah seorang teman baik gue. yang kadang la-lod, humoris, dan banyakan sensitive dan sekarang ini bisa di sebut Miss. Galau! Upss! *Maap lagi ye? Wkwk
Di waktu itu, gue mencoba nyomblangin si cewek sensitive ini sama si 'K'.
Malam harinya tepat saturday night-nya, cowok yang berinisial 'K' ini kembali mengirim pesan singkat ke gue.
Si 'K' ini menanyakan keberadaan gue malam it. Seperti biasa, dan seperti malam-malam lainnya, gue tetap setia berada di kerajaan kecil gue, alias rumah tercinta.
Si 'K' ini juga menanyakan alasan gue kenapa gak jalan sama pacar. Uhukk. Kembali lagi dalam keadaan galau gue, seakan teringat
Dengan jawaban yang sangat jujur gue mencoba nge-reply pesan singkat si 'K' ini dengan jawaban: "Gapunya pacar" Huhuyyyy
Waktu itu gue mencoba meng-usaikan kegalauan singkat gue tadi dengan kembali memberikan pertanyaan yang sama dengan apa yang ditanyakan tadi. Gue bertanya posisi si 'K' pada waktu itu.
Sama hal-nya sama gue, si 'K' inipun hanya berada dirumahnya. Entah betulan atau(?) Ehm.
Disitu gue tanyain "Lah, terus lo nggak punya niat buat ngajakin temen gue buat jalan?" *pake bhs sehari-hari*
Ternyata oh ternyata, setelah diselidiki si 'K' ini ternyata nge-modusin gue dengan pesan singkat sebelumnya, tentang permintaan tolongnya ke gue buat nyariin dia pacar!
Dengan pesan yang gak gue duga si 'K' ini ternyata nembak gue! :3
Loh? Kok bisa yaaaaa?
*bingung badai*
Akhirnya dengan sedikit keyakinan serta keraguan dan kebingungan yang teramat sangat gue mencoba meng-iya-kan pertanyaannya tadi.
Malam itu, 8 februarry tepatnya, gue resmi
Semacam jembatan jadi tiang kan? Iya. Ibaratnya demikian.
Gue yang tadinya mau nyomblangin temen gue si miss.Galau itu dengan cowok yang berinisial 'K' ini ternyata gagal!
Dan akhirnya, gue sendiri yang jadian sama cowok itu.
What am I wrong? Pfffttt.
Selang beberapa hari kemudian ternyata hub gue sama si 'K' ini berhasil di telusuri oleh ke empat temen baik gue. Dari si Nia, nah temen gue yang lodingnya kebangetan ini dengan tidak banyak keraguan segera melontarkan pertanyaan tentang kejelasan hubungan gue sama si 'K' ini.
Disusul lagi oleh pertanyaan temen gue yang kerap disapa Fadlun. Wanita yang emosinya kebangetan dalam segala hal ini memaksa gue buat ngakuin kejelasan hubungan gue sama si 'K' itu.
Dengan wajah yang nampak penasaran teman gue Tia yang ngomongnya tanpa titik, spasi, koma dan jeda ini menatap gue dengan tatapan yang seakan penuh tanya.
Semacam di serbu dengan senjata tajam.
Okeh, jadi disitu gue segera mengakui kejelasan hubungan gue sama si 'K' ini.
Semuanya akhirnya tahu tentang hubungan gue sama cowok yang kerap disapa Kiky ini.
Disaat itu juga, temen gue yang satu ini "Taty" sedang sibuk berhadapan dengan pacar keduanya, alias Kaca. Cewek ini mungkin gak bisa hudup tanpa kaca! Wanita ini akhirnya memberikan sedikit penjelasan tentang cowok yang berinisial 'K' ini. Katanya sih, cowok ini udah mengakui hubungan gue sama dia. Aww*
Akhirnya hubungan gue ini jelas dimata ke-empat sahabat gue.
Sejak saat itu, hari-hari gue diisi dengan perjalanan cinta gue sama si 'K' ini.
Cowok yang menurut gue unik ini berhasil membuat kegalauan gue ini berakhir.
Setelah sekian lama gue berhubungan sama si 'K' ini, berbagai macam masalah alhamdulilah bisa terselesaikan. Putus? Haha. mungkin hal itu sudah menjadi hal yang gak asing lagi buat hubungan gue sama dia. yaa walaupun sering tapi akhirnya balikan lagi. Entah labil, atau? Yah. ga tau lah yaa. Wkwk
Hubungan kita sekarang?
Hubungan gue sama si 'K' sekarang sih yaa, lancar-lancar aja. Banyak asiknya. Tapi kadang yaa berantem juga. Berantemnya juga cuma sebentar, yaa paling lama sih ber-hari hari. Wkwkwk tapi akhirnya baikan juga. Malah balikan. Semua itu karna c-i-n-t-a. Uwowuuwooo HAHAHAH!
Ketemuaanya sih, jarang.
Mungkin karna kelas gue sama dia jauhnya pake banget.
Belum lagi gue sama si 'K' ini beda jurusan.
Kejelasan status gue sama dia(?)
Pacaran yaa, jelas. Tapi sebenarnya hub gue sama dia itu masih di katakan backstreet!
Kenapa?
Karna nyokap sama bokap gue belum juga tau tentang hubungan gue sama dia.
Gue rasa sih, nyokap udah tau. Karna cowok ini sering nganterin gue pas pulang kuliah.
Nyokap sering tanya, "pulangnya sama siapa, tan?"
Gue jawab aja "Senior maa. Kakak semester" Uuuuuuu-___-"
Begitupun dengan bokap.
Berhubung bokap gue orangnya gak "Gaptek", bokap gue ini gaulnya berlebihan.
Tau nggak, bokap gue ini punya akun facebook yang kebetulan berteman sama akun facebook gue.
Gue sering nge-update status gue di twitter dan selalu terhubung dengan akun facebook gue. Jadi, jelas hampir seluruh status atau kiriman-kiriman gue di twitter muncul juga di status facebook gue. Dan bokap gue... EHEM *yaudah pikir aja sendiri*
Oh iya, reader. Kepanjangan ya, ceritanya? Heheee. Maap yee. Lupa waktu. Hihii
Nah, jadi itu cerita gue sama cowok yang berinisial 'K'. Cukup sekian dulu yaa, postingan gue kali ini. See u reader.
*lambai-lambai tangan ke kamera*




Tidak ada komentar:
Posting Komentar